“Apa? Kantor polisi Ayah?” kaget Ariana. Semalam ia tidur sangat nyenyak sembari memeluk tubuh kecil Jackson. Ariana bahkan tak mendengar sirine polisi seperti apa yang ayah mertuanya katakan. “Arsa.. Mas Arsa kenapa sampai bisa ditahan di kantor polisi, Ayah?” Ariana jelas panik. Suaminya mendadak berurusan dengan pihak berwajib padahal semalam laki-laki itu masih berada di rumah. ‘Astaga!’, jika tahu Arsa akan membuat ulah, Ariana pasti tak mengusirnya. "Iya Ariana.. Suami kamu diajakin gila sama Abangnya." Farhan memijat kening. Ia mendesah memikirkan nasib anak serta cucunya di dalam sel. Mereka pasti kedinginan. Seumur hidup Farhan tak pernah menghukum Dipta sampai sekejam ini. "Ariana.." Farhan menarik tangannya dari atas kepala, "Ayah harus ke rumah sakit. Kamu bisa gantikan un

