156

1115 Kata

Ariana mengetuk pintu kamar Dira. Wanita itu akan bersiap menerima ceramahan sang kakak karena gagal menghukum Arsa. Ariana yakin jika Dira pasti memarahinya. Mereka telah menyusun rencana ini dengan baik. Siapa sangka Dipta datang mengacau. “Masuk..” Tangan Arina memutar knop pintu. Ia melangkahkan kaki masuk seperti teriakan Dira di dalam kamar. “Kak..” sapa Ariana takut-takut. “Loh kok kamu yang disini, Ar? Bang Dipta mana?!” kaget Dira. Wanita itu bangkit, meninggalkan Isyana yang sedang melakukan panggilan Video dengan Jackson. Dira bisa mencium bau-bau kegagalan dalam tubuh Ariana, “Bang Dipta rusuh ya?!” tebak istri Pradipta Darmawan itu tepat sasaran. “Mamaa... Isya lagi telepon Jack.” Seru Isyana sembari menghadapkan layar iPad pada Ariana. Diseberang sana Jackson menyapa Ari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN