BAB 71

1404 Kata

Lampu neon kecil yang terpasang di atas cermin kamar mandi apartemen memancarkan cahaya putih yang agak temaram. Cahaya itu sesekali berkedip pelan, memantulkan bayangan Elara yang berdiri mematung di depan wastafel. Suasana di dalam ruangan sempit itu terasa begitu sunyi, hanya menyisakan deru halus air yang menetes satu demi satu dari ujung keran yang kurang rapat. Udara pagi yang dingin seolah membeku di sekitar Elara, sementara jemari tangannya yang tirus gemetar hebat. Ia mencengkeram erat sebuah benda plastik pipih berujung putih yang baru saja ia beli dari apotek di bawah apartemen setengah jam yang lalu. ​Dua garis merah muda. Nyata, tegas, dan sama sekali tidak samar. ​Napas Elara seketika tercekat di tenggorokan. Jantungnya berdegup begitu kencang, memukul-mukul dadanya hingga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN