BAB 18

1244 Kata

"Minggir, Arlo! Kamu sudah gila, ya?!" Elara berteriak sambil menginjak rem sekuat tenaga. Ban mobil mencicit keras di atas aspal jalanan pinggiran kota yang sepi. Sedan hitam milik Arlo Danendra sengaja melintang di tengah jalan, menutup seluruh akses keluar bagi Elara. Arlo keluar dari mobilnya, melangkah dengan santai menuju ke arah pintu kemudi tempat Elara duduk terpaku dengan wajah pucat. Elara segera mengunci seluruh pintu dari dalam, jantungnya berdegup kencang melihat sosok pria itu mendekat. Arlo mengetuk kaca jendela mobil dengan ketukan konstan yang terdengar sangat mengintimidasi. Elara menurunkan kaca mobilnya hanya beberapa sentimeter, memandang Arlo dengan tatapan mata yang dipenuhi rasa benci. Aroma udara malam yang dingin masuk melalui celah kecil tersebut, membawa kete

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN