47~SN

1664 Kata

“Untuk venue sudah dapat,” ujar Gavin mengambil stabilo yang tergeletak di meja makan, lalu mencoret nama tersebut dari daftar yang dibuat Nila. “Saya sudah hubungi dirut hotelnya langsung. Kita tinggal konfirmasi jumlah tamu dan kalian mau nginap berapa hari di sana?” “Dua malam,” kata Djiwa dengan yakin. “Biar nggak terlalu capek kalau langsung berangkat ke Lombok.” “Bulan madu di sana?” tanya Gavin memastikan. “Berapa hari?” “Lima hari empat malam,” jawab Djiwa sambil menerima segelas kopi dari Nila. “Terima kasih,” ucapnya lalu segera menyeruput kopi buatan Nila. “Bapak beneran, nggak mau dibuatin kopi?” tanya Nila masih berdiri di sisi meja makan. “Nggak usah,” tolak Gavin melirik pada Kirana dan Mila yang sedang bicara di depan televisi. Keduanya terlihat akrab dan Gavin iri mel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN