“Kita sudah sampai, Pak,” ucap Djiwa memberitahu untuk yang kedua kali, setelah mobilnya berhenti di depan rumah Gavin. “Saya tahu,” ujar Gavin masih diam bersedekap dan berpikir. Sejak mengetahui sebuah rahasia tentang Kirana, benaknya terus dipenuhi dengan banyak hal. Banyak emosi yang menumpuk di hatinya, tetapi Gavin tidak bisa menjabarkannya. “Menurutmu, Dji, kenapa bu Kirana memilih untuk nggak pernah menikah sama sekali.” Djiwa menatap pagar rumah Gavin yang masih tertutup, sambil memijat tengkuknya. Sepertinya, perjalanannya ke rumah akan semakin lama. “Mungkin—” “Mungkin dia trauma dengan laki-laki?” sela Gavin menatap tanya dengan tegas pada Djiwa. “Bisa—” “Atau mungkin dia sebenarnya masih cinta sama saya?” potong Gavin lagi. “Kalau i—” “Atau, dia nggak mau nikah karena

