“Ini baru jam tiga,” protes Kirana saat baru membuka pintu dan melihat Gavin tersenyum di luar sana. “Mereka datang jam empat.” “Siapa tahu kamu butuh bantuan,” ucap Gavin lalu sedikit bergeser ke samping. “Aku juga bawa ... kue apa namanya, Us?” “Kue nampan, Pak,” jawab Darius yang sedang membawa beberapa boks makanan di tangannya. “Bapak juga beli cupcakes, roll cakes, sama dessert box. Jadi, bisa ditaruh di mana, Bu?” “Yan,” panggil Kirana buru-buru membantu Darius yang tampak kesusahan membawa beberapa boks sekaligus. Bahkan, tumpukan boks yang dibawanya hampir menutupi separuh dari wajahnya. “Tolong saya sebentar.” Sambil mengambil dua boks teratas yang dibawa Darius, Kirana menatap tajam pada Gavin. “Kenapa diam aja? Nggak bantu bawa?” Gavin menunjuk Darius tanpa rasa bersalah.

