Bian langsung keluar dari mobilnya dan ingin memastikan Siapa orang yang ada di rumah Amel. “Sayang, siapa pria itu? Sayang tidak sedang mengkhianati ku kan? " tanya Bian dengan nafas yang mulai memburu karena menahan sesuatu yang ingin meledak di tubuhnya. Amel yang mendengar pertanyaan Bian cukup terkejut, pasalnya Amel tidak merasa mengundang siapapun, termasuk Bian. "Kenapa Papa bisa ada di sini? Kok tahu aku ada di sini?" tanya Amel dengan wajah terkejutnya. " Sayang, jawab pertanyaanku, siapa laki-laki ini? "ujar Bian dengan penuh ketegasan, sambil menunjuk pria yang ada di samping Amel, hingga Amel yang mendengar pertanyaan ulang dari Bian langsung berdiri, sedangkan pria yang ada di samping Amel juga ikut berdiri dengan wajah bingungnya. " Dia bukan siapa-siapa. Dia hanya Te

