Permintaan Terakhir

2700 Kata

Laura memarkirkan mobil mungilnya di pelataran rumah mewah nan besar. Di balik kemudi, ia memandangi sejenak rumah mewah yang cukup lama tak disambanginya. Bahkan terakhir kali ia keluar dari rumah itu, dengan harga diri yang tak lagi beharga. Namun, kedatangannya kali ini untuk merebut kembali harga diri yang pernah ia tanggalkan di rumah ini. "Ada perlu apa Nona---" Laura mendorong wanita yang baru saja membukakan pintu, mengabaikan kehadirannya dan memaksa masuk. "Nona, Anda---" Sekali lagi Laura mendorong wanita itu menjauh darinya. "Aku ingin bertemu Rehan, jadi jangan halangi aku, kecuali kau mau dipecat!" "Tapi Nona---" Laura tak membiarkan wanita itu protes, apalagi sampai menghalangi langkahnya. "Kau tak tahu aku siapa?" Laura berdecih, memandang sinis wanita di hadapannya. "A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN