BAB 19

1149 Kata

Pikiran Monic terasa penuh sepanjang perjalanan menuju rumah sakit. Ia duduk dengan gelisah, menatap keluar jendela tanpa benar-benar melihat apa pun. Bayangan buruk terus muncul di kepalanya, membuatnya sulit berkonsentrasi. Ia bahkan tidak yakin apakah Gerald sempat mengajaknya bicara selama di mobil, karena pikirannya hanya berputar pada satu hal: kondisi Papa. Papa adalah satu-satunya orangtua yang pernah Monic kenal. Sejak kecil, Papa yang mengajarinya banyak hal, mulai dari hal sederhana sampai keputusan penting dalam hidup. Hubungan mereka begitu dekat sehingga membayangkan sesuatu yang buruk menimpa Papa membuat Monic merasa takut kehilangan arah. Begitu tiba di rumah sakit, Monic langsung mencari tahu kabar terbaru. Saat dokter menjelaskan bahwa kondisi Papa tidak separah yang i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN