BAB 28

1543 Kata

Plak! Suara hantaman telapak tangan yang bertemu dengan kulit pipi itu menggema di dalam kamar yang luas. Tenaga yang dikeluarkan Azlan begitu besar hingga tubuh Khalisa terjerembap ke lantai marmer yang dingin. Khalisa memegangi pipinya yang terasa panas dan berdenyut, matanya melotot tidak percaya saat mendongak dan melihat siapa yang baru saja menamparnya. “Mas ... Azlan,” cicit Khalisa dengan suara gemetar. Kaira, yang tadi hampir menjadi korban kekejaman kakaknya, segera bergerak menjauh dari tempat tidur. Dengan tubuh yang masih lemas dan napas tersengal, ia menghambur ke pelukan suaminya. Tangisnya pecah seketika saat lengannya melingkar di pinggang Azlan. “Mas ...” Kaira terisak hebat di d**a pria itu. Tubuhnya menggigil karena ketakutan yang luar biasa. Ia membayangkan apa yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN