Dua minggu telah berlalu dalam ketenangan yang semu di rumah keluarga Alzahir. Bagi Kaira, setiap detik yang ia habiskan di sini adalah jeda yang sangat ia syukuri. Sementara itu, di rumah besar yang lain, hukuman untuk Khalisa berjalan dalam sunyi. Kabar terakhir yang sampai ke telinga Kaira menyebutkan bahwa kakaknya itu kembali melayangkan permohonan maaf yang menyayat hati, mengaku telah menyesali segala perbuatannya. Namun, Kaira mengenal Khalisa lebih baik daripada siapa pun. Baginya, kata maaf dari mulut Khalisa dan keluarga Kareem hanyalah sebuah topeng baru. Mengakui kesalahan lalu berubah menjadi pribadi yang tulus? Itu adalah kemustahilan yang tidak akan pernah ia percayai. Cklek. Pintu kamar terbuka, menampakkan sosok pria yang selama dua minggu ini hampir tak pernah melepas

