BAB 21

1329 Kata

Suasana ruang kerja Azlan terasa dingin. Pria itu menyandarkan punggungnya ke kursi kebesaran, matanya tampak letih namun memancarkan kemarahan yang tertahan. Dengan gerakan kasar, ia menutup layar laptop yang sejak tadi menampilkan rekaman CCTV dari berbagai sudut rumahnya. Azlan telah menghabiskan waktu berjam-jam memeriksa setiap detail pergerakan Kaira sejak pertama kali wanita itu menginjakkan kaki di rumah ini. Hasilnya sangat jelas, Kaira tidak pernah berkeliling rumah sendirian. Area pergerakannya hanya terbatas pada ruang makan, dapur, ruang keluarga, dan kamarnya sendiri. Tidak ada satu pun rekaman yang menunjukkan Kaira pergi ke lorong ujung, apalagi merencanakan sesuatu di sana. Itu membuktikan bahwa Kaira benar-benar buta akan tata letak ruangan di rumah besar ini. Fakta itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN