Mobil sedan mewah itu membelah jalanan kota dengan kecepatan sedang. Di dalam kabin yang kedap suara, suasana terasa jauh lebih hangat dibandingkan biasanya. Azlan sesekali melirik wanita yang duduk di sampingnya, mencoba menebak apa yang sedang dipikirkan Kaira. “Sekarang kita ke mall atau ...” Azlan menggantung kalimatnya, menunggu respons. “Mall? Bukannya kita ingin berkencan?” sela Kaira cepat. Ia menoleh, menatap suaminya dengan dahi berkerut. “Iya. Kita bisa belanja, mungkin melihat beberapa perhiasan atau jam tangan baru,” jawab Azlan santai. Dalam logika pria seperti Azlan, cara paling mudah menyenangkan wanita adalah dengan mengajaknya ke pusat perbelanjaan mewah dan membiarkannya memilih apa pun yang berkilau. Kaira mendengus pelan, lalu menyandarkan punggungnya ke jok kulit.

