Bagian 37 - Papa Tomi

1411 Kata

“Papa, membawa sesuatu untuk kalian. Silakan di bagi, dan bermain sendiri dulu ya. Papa mau bicara dulu sama bunda,” ucap pria itu lagi sambil memberikan anak-anak 2 kantung plastik besar, membuat anak-anak berbinar senang dan meninggalkan Airyn sendirian. Hanya berdua bersama pria itu di sana. "Kamu terlambat 10 menit, Tomi. Dari mana saja?” Airyn terlihat cemberut dan merajuk. Membuat Arvyn yang melihatnya dari jauh hanya bisa menggeram marah. "Maafkan aku, Sayang. Tadi, ada urusan sebentar.” Pria bernama Tomi itu menatap Airyn dengan pandangan sayang. Sangat jelas terlihat, jika Tomi sangat mencintai Airyna. “Baiklah. Lain kali, jangan berjanji jika kamu tak bisa menepatinya,” sungut Airyn. Tomi hanya mengangguk. Wanita itu sangat menggemaskan jika sudah merujuk. “Oiya, di mana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN