Bagi Pram sudah cukup lama dia menunggu momen ini, terhitung dalam setahun lebih ini, sejak hubungan perkawinannya dengan Donna yang kacau. Dia yang tidak pernah perasakan kenikmatan seperti malam ini. Pram adalah pria yang tidak ingin menjalin hubungan dengan wanita tanpa perasaan, dan baru kali ini dia bertemu wanita yang telah mampu menyentuh hati dan perasaannya, dan dia yang begitu nyaman. Mengingat lagi malam itu, dia yang baru pulang dari perjalanan dinas, lalu Wening dan Emi membawakan semua tas-tasnya ke kamarnya, entah kenapa dia sudah menyukai sorot mata Wening dan ingin mengenalnya. Tadinya dia berpikir Wening asisten rumah tangganya yang baru, ternyata Wening adalah babysitter putri kesayangan yang selama ini disinggung Donna. Liang lembab Wening semakin basah dan Wening yan

