Leebin tidak membawa Keyn dalam satu mobil, tapi pengawalnya tersebut mengikuti mobil yang dikemudikannya dari belakang. Tiara duduk di sebelahnya, gadis itu menekuk wajahnya sejak masuk ke dalam mobil. “Kenapa Kakak membawaku kembali? Nanti Kak Melisa..” “Bukan ke kediamanku, aku punya rumah lain Tiara. Melisa masih marah padaku, pada kita berdua.” Tuturnya seraya tersenyum pahit. Melisa tidak bisa menerima keputusan Leebin, semalam mereka berdua bertengkar hebat. Sampai-sampai Melisa hampir saja memutuskan hubungan antara mereka berdua. Jika dia tidak mengancam untuk mengambil anak yang akan terlahir dari dalam rahimnya, mungkin Melisa saat ini benar-benar pergi meninggalkannya. “Jadi, apa yang harus Tiara lakukan? Tiara sama sekali tidak mengerti..” “Sudahlah, yang pasti aku tidak

