Di kediaman Evrina. Edward meninggalkan rumah Evrina sejak kemarin malam dan belum kembali hingga saat ini. Evrina duduk termenung dengan segelas minuman dalam genggaman tangan kanannya. “Jika aku pikirkan lagi, selama ini aku hanya menggunakan Edward untuk membalas luka yang aku terima dari Derent. Edward? Aku sama sekali tidak pernah memiliki perasaan pada pria itu. Dia tidak memiliki apa-apa lagi, dan dia juga tidak berguna. Apa yang aku pikirkan dan kenapa aku menahan pria itu di sini? Aku merasa lebih baik jika pria itu pergi meninggalkanku. Ya, aku harus memutuskan secepatnya!” Gumam Evrina pada dirinya sendiri. Evrina pikir Edward akan kembali datang padanya. Evrina sama sekali tidak tahu kalau malam itu Edward datang menemui Derent. Setelah makan malam bersama keluarganya d