Chapter 44. Siapa Menebar Angin, Akan Menuai Badai.

1781 Kata

"Saya ingin bertemu dengan Kepala Laboratorium DNA Forensik, dokter Bambang Sugianto yang mengeluarkan hasil test DNA ini." Ganesha meletakkan hasil test DNA dalam amplop putih berlogo ibu dan anak di meja counter rumah sakit. Semalaman ia tidak bisa tidur mengingat peristiwa besar yang terjadi di panti asuhan. Itu membuatnya pagi-pagi sudah mendatangi rumah sakit ini bersama Arimbi. "Baik. Aku mengaku kalau akulah orang yang menggagahi Riri, walau ingatanku samar-samar pada waktu itu. Aku sedang mabuk parah. Tapi kalau memang Mahesa itu anakku, mengapa hasil test DNA ini cocok denganmu, Mas? Aneh bukan?" Ingatan akan bantahan Seno kemarin malam memasuki benak Ganesha. Seno benar. Tentu saja janggal rasanya kalau Mahesa anak Seno, tapi DNA dirinya dan Mahesa 99,9% cocok. Ada yang sala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN