Jagad sudah mandi dan wangi, mengenakan polo shirt santai berwarna navy dan celana pendek selutut. Tanda bahwa Sang CEO hari ini memutuskan untuk bekerja dari rumah, atau lebih tepatnya, mengawasi pasien istimewanya. "Mbok," panggil Jagad tanpa mengalihkan pandangan dari koran. Simbok yang sedang menata piring buah segera mendekat, “dalem, Mas Jagad?" "Dia... errr, Rumi, bagaimana kondisinya?" "Sudah bangun, Mas. Tadi Simbok suapin bubur sedikit, mau makan tiga sendok. Tapi ya gitu, masih lemes banget, wajahnya pucat. Tapi udah lumayan membaik kok," lapor Simbok jujur. Jagad mengangguk samar, menyembunyikan kelegaannya mendengar Rumi mau makan, “pastikan dia minum air putih yang banyak, Mbok biar gak sampai dehidrasi." "Inggih, Mas. Beres." Jagad melirik jam tangan Rolex Daytona-nya

