Part 19. Fully Naked vs Moral Side

2056 Kata

Jagad membaringkan Rumi di ranjang. Wanita itu masih merintih lirih kesakitan dalam ketidaksadaran, tangannya mencengkeram perut, kakinya menekuk menahan sakit. Wajahnya yang pucat dibanjiri keringat dingin, membuat gaun mahalnya lengket di kulit. Dikta datang terengah-engah menyerahkan ponsel yang diambil dari kamar Jagad. Dengan jemari gemetaran, Jagad mencari kontak Devarya. Satu-satunya orang yang muncul di ingatannya untuk dimintai tolong karena Devarya seorang dokter. Tuuut... Tuuut... "Angkat, Dev! Buru angkat, sialan!" umpat Jagad pada ponselnya. "Halo...?" Suara serak dan kesal terdengar di seberang sana. "Jagad?!! Kau tahu ini jam berapa, hah?! Kalau ini bukan soal sahammu yang terjun bebas atau kau sedang sekarat, aku tutup!” "Ru-Rumi sakit! Dia pingsan! Keringat dingin, k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN