Pagi ini kami terbangun di rumah kami sendiri. Papi sudah cukup sehat dan kami memutuskan untuk pulang. Masa cutiku juga sudah habis dan aku harus kembali ke kantor tempat ku bekerja. Perusahaan Papi mulai berjalan dengan normal kembali, Mas Abian sudah mengembalikan sebagian dana yang dia ambil. Aku bersyukur Mas Abian adalah anak yang benar-benar bertanggung jawab. Tidak terlalu banyak drama untuk membujuknya. Yang tidak aku tahu adalah bagaimana hubungannya dengan istrinya setelah itu. Dan itu bukan urusanku, kan. Setelah berpamitan pada istriku, aku berangkat ke kantor. Hari ini, hari pertama mulai masuk kesana lagi. Apakah akan banyak pekerjaan yang menungguku. Dengan santai aku berkendara menuju tempat bekerja. Tiba-tiba saja mobilku di pepet oleh seorang, mau tidak mau akhirnya a

