Terlalu jauh untuk di jangkau

1522 Kata

Langkahnya menyusuri lorong lantai atas perlahan. Rumah itu sunyi. Hanya suara detik jam yang terdengar jelas. Saat kakinya menapaki anak tangga pertama, ia sempat ragu. Tapi ia terus turun, satu per satu, hingga tiba di lantai bawah. Rida sudah duduk di sofa, tampak sedang menonton berita malam, meski sorot matanya kosong. Saat mendengar langkah kaki dari tangga, ia menoleh. Mata mereka bertemu. Lani berhenti beberapa langkah dari ruang tengah, berdiri di depan meja kayu kecil dekat tangga. Rida menurunkan cangkir teh dari bibirnya, memandang Lani dari atas ke bawah. "Mau kemana?" “Ada keperluan,” jawab Lani pendek. “Keperluan jam tujuh malam dengan tas kecil dan sandal itu?” Lani tidak menjawab. Ia terlalu lama diam. Rida melangkah mendekat. “Kamu akhir-akhir ini aneh.” Nada s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN