“GILA, GILA! Sakha, lo serius kenal sama dia?” Reno meledak duluan. “Itu... itu CEO, bro! CEO! Bukan karyawan biasa, bukan customer service, bukan juga SPG Indomaret! CEO!” Putri duduk di pinggiran ranjang, kalem, tapi ekspresinya mencerminkan rasa penasaran juga. “Dia tadi itu keliatannya perhatian ya.” Sakha angkat bahu, sok santai padahal matanya bersinar kayak anak kecil abis dikasih permen. “Yah, namanya juga takdir. Kadang yang beda dunia bisa ketemu juga.” Reno langsung berdiri dan menunjuk-nunjuk Sakha dramatis. “Lo tuh kelasnya karyawan magang paling banter! Paling mentok deket sama mbak HR atau anak finance, bukan CEO, bro!” Sakha ngakak. “Mungkin gue bukan kelasnya dia, tapi siapa tahu dia pengin coba cowok yang beda kasta.” Reno mencak-mencak, “Lah! Ini bukan sinetron, bro

