Bab 45. Dia Datang

1232 Kata

Meskipun apartemen yang dia sewa sempit dan terbatas, tapi Dinda cukup puas. Ada dua kamar, kamarnya dan kamar Bassam, lagi-lagi ukurannya yang kecil bagi mereka. Dinda juga terpaksa menggunakan balkon luar untuk menyimpan buku-buku pentingnya, dan tetap berada di dalam kotak plastik. Dapur yang juga kecil, tanpa meja makan dengan meja bar sebagai pembatas ruang dapur dan ruang tamu. Barang-barangnya lumayan banyak sebelumnya, jadi Dinda yang harus pandai memanfaatkan ruangan. Untungnya Bassam tidak masalah dengan keadaan apartemen sempit, dia justru menyukai tinggal di sana. Ada banyak fasilitas, dari kolam renang, warung makan yang bersih, juga supermarket. Sudah hampir satu bulan mereka tinggal di apartemen dan keduanya tampak betah. “Bye, Pa. Iya, aku sampaikan segera. Bye.” Bassam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN