Kenyataan Menyakitkan

2784 Kata

Pagi-pagi sekali Brendan sudah mengajak Jessica check out dari hotel tempat mereka menginap selama lima malam di sana. Tanpa pembicaraan panjang lebar dan pembahasan tentang masalah yang terjadi di Los Angeles, keduanya melalui perjalanan menuju bandara tanpa suara. Baik Jessica dan Brendan keduanya berusaha memendam perasaan sedih satu sama lain di dalam hati, mengingat kini mereka berada di tempat umum dan tidak hanya berdua, tapi ditemani oleh seorang sopir taksi yang mengantarkan mereka menuju bandara. Kedua mata pasangan itu tampak sembab dan merah akibat terlalu lama menangis sampai pagi membawa keduanya untuk bergegas pergi. "Apa yang harus aku lakukan saat tiba di Los Angeles nanti? Bagaimana jika tiba-tiba saja ada banyak orang yang menyerangku untuk meluapkan rasa marahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN