Merasa tak dapat lagi bersama seperti dulu karena alasan cinta yang memudar, membuat Jessica yakin akan keputusannya untuk hidup masing-masing dengan Brendan. Jessica memilih pergi dari rumah yang baru semalam ia tempati dan kembali ke rumah Gwen yang telah ditinggalkan sang pemilik rumah tersebut untuk selamanya. Malam ini, Jessica hanya dapat menangisi takdir kehidupan yang begitu kejam menghukumnya. Tidak ada sebutir nasi pun yang mampu ia telan, begitu pun dengan selembar roti atau sesendok salad. Hanya air mineral yang mampu ia teguk dengan amat terpaksa agar dirinya tetap kuat menjalani kehidupan yang menyedihkan ini. Setelah merasa lelah terus menangis sejak beberapa hari terakhir, Jessica pun segera menghentikan tangisannya, menghapus air mata yang membasahi wajah sendunya. Ia

