"Dihukum lagi?" Suara seseorang menginterupsi, membuat Dyra menoleh ke arah belakang, dan menemukan lelaki tertampannya, ia meletakan sikat yang digunakan untuk menyikat toilet. Dan malah menghampiri pemilik wajah menawan itu. "Kamu mau bantu aku ya?" ia mengusap rambut laki-laki itu bagian sisi kanannya. Menghadirkan tatapan lekat dari arah sitampan. "Aku tanya, kenapa kamu dihukum?" Dewa meraih tangan gadis itu, dan menggenggamnya di pipi, "Jangan nakal terus? Kita sebentar lagi naik ke kelas dua belas, apa kamu enggak mau berubah?" Dyra menjauhkan tangannya, dengan tatapan meredup. "Saat SMA itu, kalau gak nakal, ya gak asik." Dia terlihat kembali melakukan aktivitasnya. Dewa mendekat, dan mengambil sikat yang lain. "Kamu masuk aja," Dyra menghentikan aktivitasnya, "Aku gak nyur