56. Ternyata Suruhan

1452 Kata

Jenie menatap layar ponselnya dalam diam. Entah kenapa ia tak berani mengangkat panggilan dari El. Ia hanya berpikir bagaimana jika nanti ia salah bicara? Tapi, teringat pesan Rama, pada akhirnya ia mengangkat panggilan El yang kedua. “Halo? Ada apa, El?” tanya Jenie setelah mengangkat panggilan. “Ah, tidak ada. Apa kau sibuk?” El bertanya karena Jenie mengabaikan panggilannya sebelumnya. “Um, tidak. Aku hanya baru melihat panggilanmu.” “A ….” Jenie melirik ponselnya saat El terdengar menggantung ucapannya. “Um, El, ada apa?” “Ah, tidak. Tidak ada, Jen. Aku hanya ingat kemarin. Tanpa sengaja aku melihatmu dan suamimu. Apa kau pura-pura tidak tahu mengenai yang kuceritakan padamu kemarin?” “A … soal dia dengan wanita yang kau lihat?” “Ya.” “Mengenai itu … ya, aku pura-pura tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN