"Om berat," ucapku saat bangun tidur tubuhku terasa remuk dan berat. Bagaimana tidak remuk, semalaman aku dijadikan Gala samsak. Tubuhku rasanya sakit semua, Gala benar-benar meminta haknya semalam. Awalnya aku menolak keras, namun tubuhku merespon lain dan lambat laun aku jadi menikmati permainan Gala. "Jam berapa ini?" tanya Gala dengan mata masih terpejam. Aku tidak menjawab melainkan langsung buru-buru turun dari atas ranjang. Rasanya aku sangat malu sekali kalau mengingat kejadian semalam. Aku pun berjalan pelan-pelan dengan langkah tertatih karena area kewatiaanku terasa sakit. "Om mau apa?" tanyaku terkejut saat tiba-tiba tubuhku melayang di udara. "Jalanmu masih susah, jadi biarkan saya bantu." Gala menyahut dengan membawaku ke kamar mandi. Mataku benar-benar ternodai saat ak

