“Bodo ah! Aku mau ke pondok sekarang. Awas aja ya kalo sampe mereka berduaan di sana,” geram Aletta yang kemudian segera pergi dari persemayamannya di ruang tamu. Aletta masuk ke dalam kamar, mencari pakaiannya di dalam lemari. Kosong, pakaiannya habis. Aletta melihat ke gunungan baju di atas kopernya. Pakaian bersihnya sudah terkumpul di sana semua, belum ada yang dicuci. “Duh iya, bajuku belum dicuci ya. Ada loundri gak ya di sini?” gumam Aletta yang menyadari dia belum mencuci bajunya sama sekali, sedang stok bajunya juga sedikit. “Ntar coba tanya ke Mas Hamzah aja deh.” Aletta mengambil baju di tumpukan paling atas yang kemarin dia pakai. Tentu saja dia risih dengan baju yang sudah dia pakai kemarin dan hari ini dipakai lagi. Tapi karena keadaan darurat, parfum mahal menjadi peny

