83. Awal Baru

1435 Kata

Tangis haru masih tersisa di sudut mata Aletta. Rasa bahagia dan beban berat itu rasanya sudah lepas dari pundaknya. Kini dia bisa bernapas lega. Beban moral yang menjadi kabut mendung hidupnya mendadak hilang, setelah Kevin mengakui perbuatannya. Seperti biasa, ponsel Aletta langsung sibuk dengan notifikasi. Banyak orang yang memanggilnya setelah mereka melihat sendiri bagaimana Kevin mengembalikan nama baiknya. “Ta, dah rame banget nih. Kamu lagi-lagi jadi tranding,” ucap Siska yang langsung memantau media sosial. “Iya lah. Semua orang pasti nyesel udah hujat Letta. Sekarang mereka nyari Letta lagi. Gitu aja terus mereka itu,” ucap Satria yang sudah hafal kinerja orang di media sosial. “Ya kan yang penting semua masalah udah beres sekarang.” Aletta hanya bisa mengangguk. Dia tidak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN