Bab 101

2000 Kata

Arum tengah sibuk merangkai sebuah buket bunga, namun walau tangannya sedang sibuk saat ini tetapi pikirannya malah tidak berada di tempat kerjanya sekarang. “Aaakkhhhh,” jerit Arum kesakitan karena pisau cutter yang terkena jarinya hingga berdarah. “Ya ampun, mba Arum nggak apa-apa?” Tanya seorang gadis muda yang berdiri tidak jauh dari Arum. Ia adalah karyawan baru yang bekerja di toko Dewi selama tiga hari terakhir ini, seorang mahasiswa semester akhir bernama Raya. Arum tersenyum tipis pada gadis muda di sampingnya itu. “Nggak pa pa kok,” jawab Arum menenangkan Raya yang terlihat panik menatap jarinya yang saat ini berdarah. “Kamu bisa tolong lanjutin rangkai buket ini nggak, mbak mau bersihin lukanya dulu,” pinta Arum pada Raya. Raya tentu saja langsung memberikan anggukan pada A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN