Apa yang dilakukan Rayya sontak membuat Sabrina ikut terpana. Secara tak sadar dia mengakui kecantikan Rayya yang begitu terpancar malam ini. Berkali-kali Sabrina masih menoleh pada Rayya yang duduk di jajaran kursi depan, saat dia melangkah menaiki panggung. Di sana, terlihat Rayya asyik bercengkarama dengan beberapa produser pria dan juga direksi. Dia benar-benar terlihat menjadi bintangnya malam ini. Sabrina melirik sinis saat melewati sahabatnya dan itu seketika membuatnya kehilangan fokus. Ketika stiletto merah mulai menapaki tangga lantai marmer, langkah Sabrina tidak pas dan membuatnya limbung. “Ahhh!” Kedua tangannya mencari pegangan tapi tidak ada yang berjalan di sampingnya, semua sudah naik ke panggung, dia yang paling belakang. Sampai akhirnya … bruk! Sabrina jatuh terduduk

