Pintu butik Coeur d’Or terbuka tepat pukul sepuluh. Tidak lebih awal, tidak terlambat. Tidak ada drama kecil yang biasanya menyertai pagi-pagi penting seperti kunci yang macet, alarm yang error dan sulit dimatikan, atau staf yang datang tergesa dengan napas terengah. Segalanya berjalan sebagaimana mestinya. Cahaya pagi masuk lewat kaca depan, jatuh di lantai marmer dan rak-rak yang tertata rapi. Kain-kain tergantung tenang, tak satu pun terbungkus plastik pelindung. Bau khas tekstil baru berpadu dengan aroma kopi dari ruang belakang. Staf sudah lengkap sejak satu jam yang lalu. Suasana kantor dan ruang kreatif berjalan tenang, dengan percakapan kerja yang biasa dan ritme yang stabil. “Mesin jahitnya sudah dicek?” “Sudah. Aman.” “Bagus. Hari ini jadwal kita padat.” “Klien akan datang

