Bab 75 - Cinta Tak Butuh Alasan

1688 Kata

“Kenapa kamu memilih Paris untuk menenangkan pikiranmu, Dev?” tanya Anas. Mereka berjalan bersisian di tepi Sungai Seine. Sejak di Paris, tempat ini adalah tempat Favorit Devan untuk merenung sendirian, atau ditemani oleh Anas. Devan tidak mengerti kenapa dia tidak menghindari Anas, padahal setiap ada perempuan yang memberanikan diri menyatakan cintanya pada Devan, dia langsung menghindar, tapi tidak dengan Anastasya. “Aku sering melihat kamu duduk di bangku itu, sendirian,” imbuh Anas dengan menunjukkan bangku yang berada di tepi sungai di bawah jembatan. Devan menggamit tangan Anastasya, dan berlari kecil mengajak Anas duduk di sana. “Ayo duduk di sana, kamu pasti lelah hampir seharian jalan-jalan denganku,” ajak Devan. Anas tersenyum melihat respon Devan yang terus berjalan menggeng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN