Beberapa hari setelah kunjungan ke rumah sakit itu, kehidupan baru Naura bersama Ethan benar-benar dimulai. Hari-harinya tak lagi diisi dengan rutinitas sederhana seperti dulu — bangun pagi, berangkat kerja, lalu pulang untuk merawat ibunya. Kini, ia tinggal di rumah besar yang terasa asing, penuh keheningan dan peraturan tak tertulis. Setiap pagi, Ethan berangkat ke kantor lebih awal. Biasanya tanpa banyak bicara, hanya meninggalkan ucapan singkat, “Jangan lupa sarapan,” atau “Aku pulang sore.” Nada suaranya selalu datar, tapi Naura tahu, pria itu memperhatikan hal-hal kecil. Ia tidak pernah menanyakan hal pribadi secara langsung, tapi selalu memastikan bahwa Naura tidak kekurangan apa pun. Dari makanan, obat ibunya, sampai rekening rumah sakit yang dibayarkan tepat waktu tanpa diminta

