Bab 35

1115 Kata

Langit di luar rumah Arsenio berwarna kelabu pekat pagi itu. Udara lembap sisa hujan semalam masih menempel di daun-daun, dan dari balkon kamar, Naura bisa melihat embun tipis menutupi kaca jendela. Tapi tidak ada yang terasa menenangkan. Bahkan udara pagi yang seharusnya segar justru terasa menyesakkan di dadanya. Ia berdiri lama di depan cermin, menatap bayangannya sendiri. Pucat, mata bengkak, rambut yang masih terurai acak-acakan. Semuanya seperti mencerminkan isi hatinya yang kusut. Ia bahkan tidak yakin berapa jam ia tidur malam tadi. Setiap kali memejamkan mata, ia selalu terbayang kalimat Ethan — “Ada alasan kenapa aku menikah sama kamu.” Kata-kata itu terus mengganggunya seperti gema yang tidak mau berhenti. Bukan hanya karena misteri yang tersembunyi di baliknya, tapi juga n

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN