Bab 58

1035 Kata

Keesokan harinya, suasana rumah terasa lebih hidup. Suara pelayan yang lalu-lalang terdengar sejak pagi. Ethan dikabarkan akan pulang sore nanti, dan Nita tampak sibuk menyiapkan ruang makan. Naura bangun lebih awal hari itu. Setelah mandi dan sarapan ringan, ia memutuskan untuk membereskan kamar dan sedikit membantu Nita di dapur. Ia tidak tahu kenapa, tapi entah bagaimana, ada perasaan canggung bercampur gugup setiap kali membayangkan harus bertemu Ethan lagi. Terakhir kali mereka berbicara panjang hanya sebentar, dan itu pun terasa kaku. Namun setelah pesan singkatnya semalam, ada perasaan aneh yang sulit dijelaskan—seolah ia harus menyiapkan diri untuk sesuatu yang tidak bisa diprediksi. “Bu Naura, Tuan Ethan suka ayam panggang madu, jadi saya masak itu untuk makan malam nanti,” ujar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN