Bab 47

1340 Kata

Malam itu turun perlahan seperti tirai hitam menelan seluruh kota. Rumah sakit yang siang tadi ramai kini sunyi, hanya suara alat monitor dan langkah perawat yang sesekali terdengar di lorong panjang. Di kamar 406, Naura masih terjaga. Lampu tidur di sisi ranjang menyorot wajah ibunya yang tertidur damai. Gadis itu duduk di kursi, memeluk lutut, tatapannya kosong tapi pikirannya berputar tanpa henti. Sudah lebih dari dua jam sejak Ethan meninggalkan rumah sakit. Ia belum kembali, dan itu membuat d**a Naura terasa tidak tenang. Ponselnya beberapa kali ia lirik—tidak ada pesan, tidak ada panggilan. Sejak pernikahan mereka, Ethan memang jarang memberi kabar saat pergi. Ia selalu muncul tiba-tiba, dengan ekspresi datar, seolah tak ada satu pun hal di dunia yang bisa mengguncangnya. Naura men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN