Bab 44. 2 Ronde Sekaligus

1834 Kata

Sinar matahari pagi menembus celah gorden ruang VIP rumah sakit, membawa harapan baru yang jauh lebih cerah dari hari sebelumnya. Di atas bangsal, Jatmiko sudah membuka mata sepenuhnya. Meskipun tubuhnya masih terikat beberapa kabel monitor, rona wajahnya tidak lagi sepucat kemarin. Dokter jantung yang melakukan visit pagi itu memberikan senyum optimis setelah memeriksa tensi dan ritme jantung Jatmiko melalui stetoskopnya. "Kondisi Pak Jatmiko sangat stabil pagi ini. Respons jantungnya terhadap stent sangat baik. Jika trennya terus seperti ini, dalam dua atau tiga hari beliau sudah bisa direncanakan untuk rawat jalan," jelas dokter tersebut. Jandita mengatupkan kedua tangannya di depan d**a, matanya berkaca-kaca karena lega. "Terima kasih banyak, Dok. Terima kasih." Tak lama setelah dok

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN