"Uwee!" Kembali aktifitas pagi hari, di mana Malika mengeluarkan semua makanan yang baru saja disantapnya. Pagi itu, seminggu paska pertemuannya dengan Arka —sang suami, Malika belum bertemu lagi dengan lelaki itu. Entah ke mana perginya, hingga saat ini Arka belum menampakkan batang hidungnya lagi. Seminggu juga Malika uring-uringan entah karena apa. Mungkin sosok Arka yang dianggapnya sudah berubah dan akan kembali kepadanya, ternyata hanyalah isapan jempol belaka. Setidaknya itulah yang Malika pikirkan. Padahal, tanpa sepengetahuan Malika, Arka diam-diam selalu mengawasinya. Wanita itu tak tahu jika setiap tengah malam Arka akan datang ke kamarnya, menemaninya tidur hingga menjelang subuh. Entah bagaimana bisa Malika tidak menyadari bahwa ada lengan yang selalu memeluknya dan mengus

