Luka yang Berdarah 1

975 Kata

"Kenapa nikah enggak mau bilang-bilang," kata seorang teman pria. "Biar dikira masih jomlo, Bro." Goda teman yang lain. "Biar masih bisa lirak-lirik cewek," sahut yang satunya pula. "Kupikir saat loe ngelanjutin S2 ke Australia, pulang bakalan bawa bini bule," seloroh teman yang lain. "Bulepotan." Tawa pecah seketika. Devin hanya menggelengkan kepala. Memandang Kamalia yang menunduk di sebelah istrinya Yaksa. "Ceritanya ini sekalian honeymoon ya?"tanya seorang teman perempuan. "Iyalah, masih anget-angetnya ini," jawab Yaksa. "Kalian ini nggak bisa jaga perasaan banget, sih. Ada istrinya ini lho," tegur Era. "Sorry, ya, Lia. Teman-teman Dev memang pada gila semua." Adi menimpali. Kamalia menoleh sambil tersenyum hambar. "Enggak apa-apa." Mereka mulai membahas hal lain, mengenai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN