"Harusnya sih sudah kelihatan ya?" Christ memposisikan diri, hendak kembali memantau keponakan kembarnya melalui ultrasonografi 4D di ruang prakteknya. Elsa pun sudah bersiap, berbaring di atas bed dengan Ramon yang berdiri tidak jauh darinya. Jika bulan lalu jenis kelamin si kembar belum terlihat karena tertutup kaki, pemeriksaan bulan ini Elsa berharap semuanya sudah terlihat dengan jelas guna mengobati rasa penasarannya. Christ mulai menekan probe di tangannya dengan lembut, matanya mengamati monitor dengan seksama. Sedetik kemudian wajahnya berubah cerah, begitu pula dengan wajah Ramon. Karena ini USG 4D, tentu Elsa tahu apa yang membuat dua laki-laki itu tersenyum begitu lebar. Semua terlihat jelas di layar monitor yang menempel di tembok. "Nah, jelas ya? Sepasang cowok ini."

