"Yang ini bagus banget tapi perutnya...," Elsa sontak berubah sedu, kebaya warna merah dengan aksen lace dengan punggung terbuka itu sangat cantik dan menarik perhatiannya sejak ia masuk ke dalam butik ini. Ramon tersenyum, ia mengelus lembut pipi sang isteri, meraih kebaya itu dan menoleh pada si pemilik butik. "Ci, ini dijual nggak? Ku beli deh, biar nanti habis lahiran bisa dipakai isteri kalau mau bikin foto wisuda lagi." Elsa sontak terkejut, jadi sang suami malah ingin membelikan kebaya itu untuk dirinya? Astaga! Secercah perasaan haru menyeruak di dalam hati Elsa, mimpi apa sih dia dapat suami semanis itu? Tuhan rupanya sangat berbaik hati kepada Elsa, memberikan Ramon dan bagaimana cara Tuhan kemudian menyatukan mereka adalah hal yang paling luar biasa dalam hidup Elsa. Els

