Elsa baru saja selesai mandi ketika mendengar pintu kamar kostnya di ketuk. Ia yang tengah mengeringkan rambut itu sontak melangkah mendekati pintu dan menekan knop pintu. Matanya membulat dengan senyum merekah ketika mengetahui siapa yang datang mengunjunginya malam ini. Sang mama. “Lho, Mama? Kenapa malam-malam sampai sini?” Elsa mengecup punggung tangan Angela, tampak sosok itu masih begitu rapi dengan kemeja lengan pendek dan celana bahan. Sebuah tanda bahwa Angela langsung kemari begitu selesai praktek. “Mama ingin bicara penting denganmu, Sayang. Boleh Mama masuk?” Alis Elsa berkerut, hal penting apa sampai-sampai sang mama langsung datang mengunjungi dirinya malam-malam seperti ini? Kenapa tidak lewat telepon? Elsa menatap manik mata sang mama, nampak sorot itu menyimpan rasa pe

