"Terima kasih banyak, Pak." Elsa bergegas turun dari mobil, melangkah masuk ke gedung fakultasnya. Hal pertama yang dia raih adalah ponsel yang ada di dalam sakunya. Angela sudah pulang ke Solo, dan dia sudah aman dari pengawasan supirnya, jadi rasanya aman kalau Elsa hendak menelepon Christ guna memintanya hati-hati pada sang mama. Lama panggilan itu tidak dijawab, hingga kemudian suara itu menyapa indera pendengarannya. "Halo, kenapa? Kamu baik-baik saja, bukan?" suara itu terdengar begitu khawatir, membuat Elsa tersenyum penuh arti. "Aku baik-baik saja, Ko. Koko yang sedang tidak baik-baik saja sekarang!" desis Elsa lirih. Christ tampak terkekeh, membuat Elsa menghela nafas panjang, berusaha sabar dan berhati-hati menyampaikan semua kecurigaan dan sejauh mana mama mereka tahu per

