BAB 46

1440 Kata

Ibu membuat beberapa macam bolu. Membuat banyak keripik kentang, singkong dan pisang yang hasil dari tanaman sendiri. Bukan tanpa alasan Ibu membuat, itu untuk Tanaka karena siang ini Tanaka akan pulang ke Jakarta. “Nak, tolong ambilin toples yang itu. Sekalian aja kita bungkus semua biar nanti tinggal masukin toples-toplesnya ke dalam tas.” “Apa nggak kebanyakan, Bu?” tanyaku begitu menyerahkan toples kosong pada Ibu. “Naka itu tinggal sendiri, apalagi sehabis pulang katanya ada tawaran main film. Makin sering nggak ada di rumah dia.” “Pasti dihabiskan. Semua ini bikinan ibu dari tunangannya, tidak mungkin tidak dimakan. Kalau oleh-oleh beli wajar, ini bikinan sendiri, lho, Nak.” Kalau Ibu sudah ngomong begini, aku nggak memiliki kata-kata lagi untuk membantahnya. Kalau dipikir-pikir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN