"Ada apa semuanya buru-buru?" pekik Orin di kantor, bingung melihat rekan-rekannya berhamburan bangkit dari kursi dan bergegas masuk ke ruang meeting. Laksmi, yang terakhir berdiri, menoleh padanya. "Sebaiknya kamu bergegas ikut masuk. Ada meeting dadakan." "Meeting? Aku sama sekali tidak tahu," jawab Orin, matanya membelalak. "Kamu belum buka email? Pak Sora mengirim broadcast 2 menit yang lalu, meminta kita semua segera ke ruang meeting," jelas Laksmi sambil melangkah cepat. Orin merasa resah. Dia memang belum sempat membuka email sejak tiba pagi ini. "Ada apa ya?" gumamnya cemas, tapi segera bangkit, mengambil buku catatan dan tabletnya, lalu mengikuti Laksmi. Begitu masuk ruang meeting, suasana sudah penuh dan tegang. Orin cepat menemukan kursi kosong dan duduk. Tak lama setelahny

