Ini bencana. Batin Abby berteriak. Jantungnya berdebar kencang, memompa darah panas ke seluruh tubuh. Tangannya yang memegang punggung Suri terasa lemas. Desi masih menatapnya. Matanya menyipit, menunggu jawaban. Menuntut. "Abby?" Suara Desi terdengar seperti desisan ular. Abby menarik napas. Ia berlutut di depan Suri, melepaskan pelukan tangan mungil itu dari pinggangnya dengan lembut. Lalu ia berdiri, menggandeng tangan gadis kecil itu. "Aku cuma pengasuhnya, Tan." Suaranya berusaha tenang, datar. Tapi ada getar halus yang mungkin hanya ia sendiri yang sadari. "No! No!" Suri menggeleng cepat, rambutnya yang diikat dua bergoyang. Matanya membulat protes. "Abby, Daddy bilang kamu Mommy." Abby menoleh. Tatapannya pada Suri, lembut tapi penuh peringatan. Jari telunjuknya naik ke bibir

